|

SIARAN PERS Menakertrans : Pokoknya Harus Kerja JAKARTA- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Erman Suparno menginjungi UKMKU yang berlokasi di Jln. Poncol Raya, Cirendeu, Jakarta, pada Sabtu (24/1). "Ayo PHK. Tapi PHK yang ini Pokoknya Harus Kerja. Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha menyatukan komitmen bersama dan bersinergi untuk membangkitkan semangat bersama untuk membangun negeri," kata Menakertrans, Erman Suparno. UKMKU adalah lembaga pelatihan dan wirausaha yang dikembangkan Wulan Ayodya. Krisis global yang berdampak pada meningkatnya angka pengangguran, membuat pelatihan yang diadakan setiap Sabtu dan Minggu ini banyak peminatnya. Bahkan, beberapa perusahaan meminta Wulan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan kepada para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Erman menyambut positif kegiatan pelatihan kewirausahaan seperti yang dilakukan UKMKU. Karena wirausaha juga merupakan salah satu solusi positif bagi korban PHK. "Pesangon yang diperoleh dari perusahaan dapat dipergunakan sebagai modal usaha. Daripada uang pesangon langsung habis, lebih baik masyarakat secepatnya bisa bekerja dibidang apapun, asalkan itu merupakan pekerjaan yang halal, tidak merugikan orang lain dan memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya," tambah dia. Hal senada diungkapkan Wulan Ayodya. Oleh karena itu, pelatihan yang banyak diberikan adalah wirausaha dibidang kuliner. Sebab jenis usaha ini tidak memerlukan modal yang terlalu besar. "Sehingga uang pesangon mereka tidak habis," ujar Wulan. Agar pelatihan berjalan efektif, lanjut Wulan, peserta kursus dalam satu kelas hanya 15-20 orang. Selain korban PHK, biasanya peserta pelatihan terdiri dari pekerja outsourching yang ingin menambah penghasilan, calon pensiunan, dan ibu rumah tangga. Selain memberikan pelatihan, Wulan yang juga dosen di salah satu universitas terkemuka di Jakarta ini menulis beberapa buku-buku wirausaha dan pengalamannya "jatuh bangun" dalam dunia usaha yang telah digelutinya sejak usia 12 tahun. |