Home / Artikel / Bisakah Buka Usaha Dengan Modal 0 Rupiah

Bisakah Buka Usaha Dengan Modal 0 Rupiah

Bisa nggak ya usaha dengan modal 0 ? Menurut Anda kira-kira bisa nggak yaaaa..? Memang nggak bisa dipungkiri kalau usaha butuh modal. Sekecil apapun bentuk sebuah usaha pasti tetap butuh modal, berarti nggak mungkin dong mulai usaha dengan modal 0 ? Iya sih usaha memang pasti butuh modal tapi kan semua bisa diakalin alias kalau bisa modalnya nggak keluar dari kantong pribadi.

Kalau nggak keluar dari kantong pribadi berarti minjem dooong ? Emangnya harus bela-belain pinjem modal buat buka usaha gitu ? Nanti kalau sudah pinjem trus usahanya rugi siapa yang nanggung ? Banyak banget pertanyaannya, tapi itu sih pertanyaan yang paling sering didengar kalau sudah ngebahas tentang usaha yang modalnya mulai dari 0. Soal pinjem nggak harus kok.. belum tentu juga ada yang minjemin apalagi dari bank soalnya usaha baru nggak memenuhi syarat untuk pinjem ke bank. Jadi gimana dooong ? Karena saya mulai usaha dalam keadanan memprihatinkan, saya sering mulai usaha dengan modal seadanya. Kok lama-lama saya malah jadi penggemar buka usaha dengan modal 0 atau nggak pake modal hahahaha…. Kalau dengar usaha modal awalnya gede-gede udah males dengernya, saya agak sayang keluar uang gede-gede . Justru otak saya berputar kreatif untuk bisa buka usaha itu tapi nggak keluar modal. Emang bisaa? Bisaaa dong kalau nggak begitu saya nggak punya usaha seperti sekarang ini.. Mau nggak saya kasih ilmunya ? ini beberapa masukan buat Anda yang pingin mulai usaha dengan modal 0 :

  1. Memaksimalkan Apa Yang Dimiliki

Anda sudah tahu mau usaha apa ? kalau sudah tahu catatlah apa saja yang menjadi kebutuhan usaha Anda seperti lokasi, peralatan , bahan baku dan sebagainya . Kalau semua sudah dicatat dan dihitung jumlah modalnya dan modal Anda tak cukup maka bisa melakukan dua cara. Yang pertama Anda bisa mengurangi skala usaha yang kebutuhan modalnya lebih kecil. Contohnya misalnya Anda ingin buka toko bahan kue dengan sewa di mal, untuk efisiensi modal bisa diganti dengan buka toko on line terlebih dahulu sehingga jelas mengurangi kebutuhan modal. Yang kedua, memaksimalkan apa yang Anda punya terlebih dahulu. Contoh untuk buka toko bahan kue pasti butuh modal untuk beli aneka bahan baku dan modal Anda nggak cukup. Jika Anda punya kamera digital, datanglah pada grosir bahan kue dan utarakan bahwa Anda ingin jualan bahan kue mereka tapi tak cukup modal , jadi Anda minta memotret contoh bahan dengan kamera kemudian memuatnya di toko on line Anda. Jika ada yang memesan Anda bisa minta bayar di muka pada konsumen kemudian barulah pesan pada agen Anda. Tak butuh modal banyak bukan ? Yang penting kreatif bisa kok buka usaha dengan memaksimalkan apa yang dimiliki.

  1. Pilih Usaha Yang Modalnya Kecil

Seperti yang sudah disinggung sedikit pada solusi 1 bahwa bisa mengurangi skala usaha dengan kebutuhan modal yang lebih kecil selanjutnya Anda bisa mencari-cari pilihan kira-kira usaha apa yang modalnya kecil dan sesuai dengan kemampuan kantong Anda. Kalaupun Anda pilih usaha yang modalnya lebih besar dari kemampuan Anda bisa mengutak-utik untuk mengurangi modal awal dan menggantinya lebih kreatif. Contohnya ada seorang murid saya yang tadinya ingin punya pabrik roti tapi urung karena modalnya besar. Pada akhirnya ia memulai dengan apa yang ada di rumah seperti oven diatas kompor dan uleni roti dengan tangan sehingga ia memulai usaha cukup dengan modal 30 ribu rupiah saja pada tahun 2009, pada tahun 2012 ia sudah memiliki pabrik roti home industri yang sudah titip jual di 70 warung. Luar biasa ya ?

  1. Cari Pemodal Potensial

Jika Anda punya bisnis yang kebutuhan modal besar namun perhitungannya memang sangat menguntungkan jangan urungkan niat ini. Cobalah untuk mencari pemodal potensial untuk merealisasikan bisnis Anda. Pemodal yang potensial adalah pemodal yang sudah pasti punya dana, sama visi dan misi, tertarik berbisnis serta meyakini bisnis yang akan dijalankan bisa berhasil. Selain itu pemodal ini akan lebih potensial jika mau melakukan bagi hasil dengan porsi yang sama-sama menguntungkan ! Jika solusi ini yang ingin Anda tempuh buat perencanaan bisnisnya ( Business Plan ) dan presentasikan dengan baik. Semoga Anda dapat menemukan pemodal potensial untuk usaha Anda. Oh iya satu lagi, Anda bisa melihat bab tentang perencanaan bisnis di buku ini untuk menggaet pemodal potensial yang cocok.

  1. Kerjasama Usaha

Kerjasama usaha hampir sama dengan cari pemodal potensial hanya bedanya kalau Anda cari pemodal belum tentu sang pemodal ingin ikut mengelola usaha Anda tapi kalau partner kerjasama kemungkinannya ia akan membantu Anda mengelola usaha bersama-sama. Kerjasama usaha bisa jadi pilihan tepat bagi Anda yang tak punya cukup modal. Bisa saja Anda bermodal ide usaha dan jaringan penjualan sementara partner Anda bermodal uang untuk modal investasi dan modal kerja usaha . Untuk operasionalnya Anda bertugas di bagian produksi dan penjualan sementara partner Anda mengelola tenaga kerja dan keuangan usaha. Jika solusi ini jadi pilihan Anda buatlah perencanaan usaha dan carilah partner usaha sesuai dengan kebutuhan usaha.

  1. Optimalkan Keahlian

Jika punya keahlian khusus Anda bisa menjualnya sebagai modal usaha . Anda bisa mulai usaha dengan keahlian yang dimiliki. Jika Anda butuh lokasi tinggal mencari partner yang bisa menjual keahlian Anda. Misalnya Anda punya keahlian memasak aneka kue tradisional, Anda bisa mencari partner yang pintar berbisnis dan punya modal untuk menjualkan kue-kue buatan Anda namun Anda tak hanya menerima gaji tapi juga menerima bagi hasil dari hasil usaha bersama selama ini. Jadi optimalkan keahlian Anda bukan hanya untuk bekerja namun juga untuk membuat usaha yang dapat memberikan keuntungan lain selain gaji dari bekerja.

About Wulan Ayodya

Check Also

Tempat Kursus Masak

Review Kursus Masak UKMKU Agustus 2016

Kursus Masak UKMKU mulai buka kembali setelah libur panjang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul …