Home / Artikel / Jenis-jenis Ayam Untuk Konsumsi

Jenis-jenis Ayam Untuk Konsumsi

Daging ayam merupakan salah satu sumber protein hewani dengan kandungan asam amino lengkap ini terjangkau harganya, mudah didapat di pasaran, serta bisa diolah menjadi aneka sajian. Kalian perlu tahu bahwa daging ayam yang terdapat dipasaran ada berbagai jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis ayam yang ada di pasaran :

1.Ayam Broiler
Ayam broiler adalah jenis ayam pedaging yang paling banyak terdapat di pasaran. Jenis ayam broiler ini lebih mudah dalam pemeliharaannya. Jenis ayam ini diternakkan dan dapat dipanen dalam waktu 30-45 hari tergantung pada bobot berat ayam yang diinginkan .Bobot berat ayam antara 900 gram – 2,5 kg. Paling lama jenis ayam ini bisa dipanen dalam waktu 60 hari. Karena jika lebih tak dapat menambah berat badan yang signifikan. Jenis ayam ini banyak dikomsumsi berbagai usaha kuliner dan masakan rumah tangga.

2. Ayam Pejantan

Jenis ayam petelur dengan bibit khusus yang waktu ditetaskan hanya berjenis kelamin jantan. Karena alasan efisiensi, jenis ayam ini dipelihara selama sektar 40-45 hari untuk mencapai bobot sekita 600 – 800 g. Setelah dipotong dan bersih bulunya sekilas ayam pejantan ini mirip dengan ayam kampung. Rumah Makan Padang biasanya sering menggunakan jenis ayam ini untuk masakannya. Sebelum di masak dengan menu ala Padang , kulit ayam ini dikupas terlebih dahulu.

3. Ayam Kampung ( Ayam Bukan Ras – Buras )

Jenis ayam ini banyak ditemui berkeliaran di lingkungan sekitar. Karena terkadang masih banyak kalangan rumahtangga yang memelihara jenis ayam ini dengan jumlah terbatas.

Ada dua jenis ayam kampung yang menjadi produk dipasaran.Yang pertama adalah bibit ayam kampung yang diternakkan seperti ayam broiler dengan kandang dan cara pemeliharaan khusus. Ayam ini dipelihara sekitar 3 – 5 bulan, berat ayam akan berkisar sekitar 500 – 700 gram.

Yang Kedua adalah ayam kampung yang tidak dipelihara secara khusus. Ayam dipelihara secara alami dan mencari makan sendiri di sekitar lingkungannya. Jika jenis ayam ini dipelihara lebih dari 6 bulan, bobot sekitar 600 – 700 gram, jika lebih dari 6 bulan maka beratnya akan bertambah lebih dari 1kg.

3. Ayam Organik

Bibit ayam organik ini yang dilahirkan dari induk yang dipellihara secara organik, sama sekali tidak terkena bahan kimia selama pemeliharaannya. Bahan pakannya didapat dari bahan yang alami bukan bahan pakan yang mengandung bahan kimia atau obat-obatan. Selain itu ayam organik ini dipotong dan dibersihkan dengan bahan yang bebas bahan kimia. Biasanya jenis ayam ini lebih mahal harganya dibanding ayam jenis lainnya apalagi jika memiliki sertifikat organik resmi.

Jenis ayam ini digemari oleh orang-orang yang mulai bergaya hidup sehat dan memperhatikan asupan makanannya termasuk asupan dengan bahan ayam.

4. Ayam Probiotik & Prebiotik

Ayam Probiotik adalah Jenis ayam broiler yang diberi pakan mengandung probiotik yaitu pakan dari mikroorganisme yang dapat memperbaiki keseimbangan saluran cerna. Contohnya bahan pakan seperti Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Bacillus. Bisa juga bahan pangan yang terbuat dari jenis fungi, seperti Aspergllus oryzae dan Saccharomyces cerevisae.
Jenis ayam ini lebih baik dalam urusan pencernaannya dan beberapa sumber mengatakan, ayam probiotik memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dari ayam boiler.

Ayam Prebiotik: Jenis ayam yang diberi pakan sumber karbohidrat kompleks, seperti oligosakarida kedelai, frukto-oligosakarida, inulin, dan laktulosa, sebagai ‘makanan’ bagi mikroba baik dalam tubuh ayam. Prebiotik ini akan meningkatkan komposisi mikroba baik yang akan memperbaiki kinerja saluran cerna ayam. Kondisinya ayam akan semakin sehat pada pencernaannya.

5. Ayam Petelur
Jenis ayam ras ini biasanya sebagai penghasil telur. Namun setelah usia 12-18 bulan biasanya produktivitasnya menurun. Tak banyak lagi telur dihasilkan ketika memasuki usia lebih dari 12 bulan Setelah masuk pada usia tidak produktif biasanya jenis ayam ini disembelih dan digunakan dagingnya. Bentuk badan ayam jenis ini bagian perutnya besar dan penuh lemak. Kulit dan kakinya kuning. Bobot berat ayam ini biasanya besar-besar bisa mulai dari 2,5 kg sampai 5 kg. Jenis ayam ini biasanya enak dikonsumsi untuk menu soto ayam, sop ayam atau menu lain yang membutuhkan suwiran daging ayam.

About Wulan Ayodya

Check Also

Tempat Kursus Masak

Review Kursus Masak UKMKU Agustus 2016

Kursus Masak UKMKU mulai buka kembali setelah libur panjang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul …