Home / Artikel / Memilih Daging Ayam Yang Baik

Memilih Daging Ayam Yang Baik

Ayam memiliki kandungan gizi yang cukup baik, terutama dari kandungan protein, niasin, vitamin B6 dan B12, Zn, dan potasium. Dengan berbagai bumbu racikan dan bahan tambahan ayam dapat diolah menjadi menu masakan yang lezat. Namun jika saat berbelanja , kamu memilih ayam dengan kualitas yang kurang baik maka akan mengurangi kenikmatan menu masakannya.

Saat ini sering kali ditemukan ayam dengan kualitas yang kurang baik di pasaran, seperti misalnya beredarnya ayam tiren ( mati kemaren) ataupun ayam suntikan air. Sehingga seorang pembeli dituntut untuk cermat dalam memilih ayam berkualitas baik. Ayam yang sudah mati sebelum dipotong akan memberikan rasa daging yang hambar dan sedikit berbau. Untuk ayam yang mendapat suntikan air untuk menambah bobot beratnya biasanya ketika diolah akan menyusut drastis sehingga akan nampak lebih kecil dari pada saat pembelian.

Setelah dibeli, ayam harus disimpan di tempat yang benar karena ayam mudah tercemar bakteri Salmonella.Daging ayam segar biasanya harus dimasak karena jika berada diluar hanya bertahan selama 4-6 jam setelah dipotong. Ayam yang dikemas dalam dalam wadah tertutup dan disimpan di dalam chiller dengan suhu 10-15 c dapat bertahan selama 2-3 hari. Jika ingin ayam tersebut dapat bertahan lebih lama, simpan di dalam freezer dengan suhu dibawah 24 derajat C, ayam dapat bertahan selama 3-6 bulan

Jika kamu ingin tahu bagaimana daging ayam yang baik dipilih untuk masakan, Berikut ini adalah ciri-ciri daging ayam yang baik

1. Warna

Hal pertama ,Perhatikan warna dagingnya. Daging ayam yang masih baik terlihat segar. Kulitnya putih, dagingnya kemerah-merahan. Jika ayam sudah berwarna pucat kebiru-biruan yang menandakan ayam tersebut sudah busuk. Hindari juga ayam yang terlalu banyak memar kebiruan.

2. Tekstur

Saat memilih ayam pegang bagian dagingnya dan tekan agak keras. Jika kondisi ayam segar maka setelah ditekan daging ayam akan kembali. Tekstur yang baik adalah yang kenyal dan tidak lembek. Jika Saat ditekan daging ayam lembek dan tak kembali berarti kondisinya sudah kurang baik. Untuk menghindari ayam yang disuntik air, perhatikan di bagian bawah ayam diletakkan, jika banyak air dikhawatirkan ayam tersebut suntikan untuk memberatkan bobot daging. Apalagi jika ayam diangkat dan banyak tetesan air maka dicurigai sebagai ayam suntikan. Ayam yang segar walaupun kulitnya basah tapi tidak meneteskan banyak air, bahkan cenderung kering saat diangkat.

3. Aroma

Saat berbelanja jangan sungkan untuk mencium aroma ayam. . Daging ayam yang masih segar aroma yang dikeluarkan juga segar. Memang ada bau amis namun terasa segar seperti baru dipotong. Sebaliknya jika baunya sudah tidak enak atau keluar aroma busuk berarti kondisi daging ayam sudah tidak bagus

4. Bersertifikat

Pastikan Anda membeli ditempat yang bersertifikat kesehatan dan halal. Dengan membeli ditempat yang bersertifikat tentu pemiliknya sudah menggunakan standar pemotongan yang sehat selain itu untuk masyarakat muslim tentu lebih aman membeli ayam di penjual yang bersertifikat halal.

About Wulan Ayodya

Check Also

Tempat Kursus Masak

Review Kursus Masak UKMKU Agustus 2016

Kursus Masak UKMKU mulai buka kembali setelah libur panjang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul …